Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

Published

on

Live Session #30: Serona Senja – Penantian

Setelah berbulan madu dengan single pertamanya Menyambut Mentari, Serona Senja tampak mulai ancang-ancang menyiapkan lagu berikutnya. Termasuk juga album, di sela-sela Live Session ke-30 di Jozz Studio pada pertengahan bulan kemarin, band baru ini punya rencana untuk merampungkan debut albumnya di awal tahun depan. Sementara itu, dalam kesempatan sesi live bersama Ronascent dan Jozz Studio, Serona Senja membawakan track Penantian yang juga menjadi bagian dari debut albumnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

GALLERY

Ronascent Compilation Vol. 4: Reader is the Leader

Published

on

SURABAYA, 4 Maret 2018 – Setelah sempat hiatus setahun lebih, di bulan Maret ini Ronascent kembali hadir dengan kompilasi musik ke-4 nya : “Reader is the Leader”. Kompilasi yang merupakan kaleidoskop karya-karya musisi independen Surabaya dalam setahun terakhir ini diupayakan rutin rilis tiap tahunnya. Dan tema yang diangkat pada kali ini—Reader is the Leader—memuat niatan tim redaksi Ronascent untuk mengembalikan lagi kontennya untuk pembaca. Selama ini mungkin pemberitaan Ronascent cenderung subjektif, suka-suka, dan seenak udel’. Namun dari situlah, lewat kompilasi ini Ronascent mencoba untuk lebih memahami pembacanya dan apa yang dibutuhan mereka pada sebuah media.

Kemudian, kenapa langkah awalnya lewat kompilasi keempat? Karena momen ini sekaligus jadi perayaan lima tahun kami berkiprah mendukung pergerakan skena musik Surabaya. Tahun yang tidak sebentar untuk hitungan media partikelir seperti ini. Dimulai dari melempar survey ke pembaca untuk menentukan siapa saja yang cocok masuk kompilasi hingga proses kurasi berdasar masukan dari banyak pihak. Jadi, dari 10 band yang masuk, seluruhnya merupakan pilihan pembaca.

Mendapati beberapa nama baru yang menjanjikan, kompilasi ini menghadirkan Sinleto, The Dance Going On, RHNK, Exterminalos, Nonanoskins, 1234!, Hi Mom!, The Last Suga, Dandelions, dan Layung Temaram. Terdapat dua track yang diperdengarkan perdana lewat kompilasi mixtape ini, yaitu “The Headliner’ milik kelompok psychedelic ska The Dance Going On dan single teranyar Layung Temaram berjudul “Waktu”. Disamping itu, delapan lainnya adalah lagu-lagu yang menghiasi wajah skena lokal sepanjang akhir 2016-2017. Bagi Ronascent, kesepuluh track inilah yang representatif mewakili wajah industri musik bawah tanah di Surabaya setahun kebelakang.

Dalam rilisan kali tersebut, Ronascent bekerjasama dengan Digital Music University (DMU) untuk menangani sisi audio balancing. Dalam prosesnya, Nanda, audio engineer DMU memandang materi kompilasi ini punya warna yang beragam—sangat multigenre. Meski ada beberapa kendala seperti waktu dan penyetaraan kualitas audio, namun dengan kadar excitement yang tinggi, proses balancing pun bisa cepat teratasi.
Dengan rilisnya kompilasi “Reader is the Leader” ini sekaligus menambah koleksi mixtape bebas unduh milik Ronascent. Di tahun pertama muncul, tepatnya tahun 2013 Ronascent melempar “The First Step”. Setahun kemudian rilis kompilasi kedua “Safe and Sound” yang di bundling dengan Majalah “Surabaya Footnote 2014”. Dan terakhir, adalah kompilasi 2 side “Outtatime” di tahun 2016.

Tepat pada 4 Maret kemarin, album kompilasi “Reader is the Leader” sudah bisa diunduh secara gratis melalui situs www.ronascent.biz. Rilisnya kompilasi ini sekaligus menandakan hiatusnya media kami untuk beberapa saat. Meski kanal berita Ronascent sudah ditutup untuk beberapa waktu, namun pembaca masih bisa mengunjungi situs Ronascent dan menikmati suguhan 10 band menarik yang ada di kompilasi keempat. Di sela-sela itu, kami akan mempersiapkan amunisi baru untuk menyajikan kembali pemberitaan yang dibutuhkan pembaca dengan tampilan dan rasa konten yang baru. Jadi, selamat menikmati! (may/ron)

Dari kami,
untuk pembaca

————————————-

Executive Producer: Ian Darmawan
Producer: Agita Bela
Visual Concept & Artwork: Syamsur Rijal & Agastiko
Music Curator: Ronascent
Audio Balancing: Nanda DMU (Digital Music University)
Promotions: Nadia Maya, Arina Habaidillah, Tito Hilmawan
Digital Content: Rona Cendera

Continue Reading

GALLERY

Live Session #29: Layung Temaram – Kata Berparas Asa

Published

on

Live Session #29: Layung Temaram – Kata Berparas Asa

Lepas dari single perkenalannya ‘Pulang Rumah’, Layung Temaram kini mulai memperdengarkan satu lagu lagi, yakni ‘Kata Berparas Asa’. Meski belum dilepas secara resmi dengan audio yang ofisial, tapi band pop pendatang baru ini bekerjasama dengan Ronascent dan Jozz Studio untuk menampilkan lagu tersebut di Live Session ke-29.

Danu Diptya, penulis lagu ini coba menceritakan tentang kisah seorang anak yg jadi korban perceraian orang tuanya. “Akibat konflik itu, anak tersebut berusaha mencari sebuah harapan untuk tetap bertahan hidup dalam kondisi petualangannya yang berat,” ujarnya. Lagu ini sekaligus memperdengarkan format terbaru Layung Temaram yang bersama vokalis barunya Ayu Arismawati, serta bassis Noveriana Faridatun Aini.

Continue Reading

GALLERY

Live Session #28: Dopest Dope – Back to the Star

Published

on

Berawal dari film, maka sebuah lagu Back to the Star tercipta. Dopest Dope mengakui inti lagu ini bukan karena fakta yang ada, namun hal tersirat dari film tersebut. Live Session kali ini mendatangkan unit shogaze yang merilis full album bersama Demajors. Materi yang tidak terlalu ngebut namun penuh syarat akan makna. Band jebolan mantan gitaris Deskripsi Sebuah Mahasiswa, Ricky Mahardika, ini membawakan Back to The Star yang merupakan materi dari album Close to DeathBack to The Star sendiri bercerita tentang usaha alien untuk kembali ke asalnya. “Dia mencari sesuatu di bumi agar bisa kembali ke tempatnya,” ucap Ndoweh.

Live Session akan terus memproduksi audio visual sebagai referensi yang apik dan membawakan band lintas genre untuk ke depannya. Tidak melulu band yang baru saja merilis album baru ataupun kelompok yang punya prestasi, nama nama yang telah naik daun di industri musik hingga unit berbahaya yang belum mencuat ke permukaan bisa saja mengisi Live Session bulan depan. Progam ini merupakan proyek kolaborasi Ronascent bersama Jozz Studio untuk mendokumentasikan karya – karya menarik musisi kota Pahlawan. Dikemas dengan minimalis tanpa menghilangkan identitas orisinil dari setiap musisi. 2 tahun sudah progam ini berjalan dengan memproduksi karya satu kali setiap bulannya.

Continue Reading

Surabaya