Momen Manis Fazerdaze di Kampung Halaman Sang Ibu

Meski sempat kecewa karena rilisannya habis di Jepang, tapi penonton tidak pernah menyesal melihat penampilan Fazerdaze kemarin di Jakarta. (Foto: Agita Bela)

I know I’m a lucky girl!” Begitulah sepenggal lirik di lagu milik Amelia Murray atau yang dikenal dengan nama panggung Fazerdaze. Well, lucky you (boys and girls). Sabtu lalu (21/10) diprakarsai oleh 630 Records, Studiorama, dan Noise Whore, Fazerdaze untuk pertama kalinya tampil di Jakarta dalam rangkaian tur Asia mereka. Sebelumnya ada beberapa negara di Asia yang terlebih dahulu disinggahi Fazerdaze, seperti Jepang, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Singapura. Namun, dari beberapa negara di Asia tersebut, Fazerdaze memilih untuk mengakhiri rangkaian tur Asia mereka di Indonesia.

Dihelat di Rossi Musik Fatmawati, venue sudah dipadati penonton sejak pukul 16.00 WIB, padahal acara baru dimulai pukul 19.00 WIB. Maklum, antusias penonton terhadap Fazerdaze memang besar di Indonesia. Terbukti dengan tiket yang sudah sold out di hari ketiga penjualan.

Keseruan malam itu dibuka oleh indie-pop asal Jakarta, Sharesprings. Ada hal unik dari band yang satu ini. Para personel Sharesprings nampak bingung dan terkadang kehabisan kata-kata saat di atas panggung. “Mungkin gara-gara kita jarang main kali ya”, celetuk sang gitaris. Membawakan 11 lagu, Sharesprings sukses mencairkan suasana malam itu sebagai opening act.

Pembuka kedua malam itu dilanjutkan oleh band asal Yogyakarta, Grrrl Gang. Unit Indie-pop yang sudah cukup dikenal ini juga sukses memanaskan malam itu. Membawakan 10 lagu, Grrrl Gang mampu mengajak para penonton untuk sing-a-long di dua single andalan mereka berjudul ‘Bathroom’ dan ‘Thrills’.

Dan penampilan yang ditunggu-tunggu pun tiba. Tepat pukul 21.00, Fazerdaze naik ke atas panggung. Set malam itu dibuka dengan lagu ‘Half-Figured’. Kemudain dilanjut dengan dua track lawas ‘Break Your Walls’ dan ‘Heavenly Sweet’. Sebelum track keempat malam itu, Amelia sempat menyapa penonton dengan Bahasa Indonesia. Maklum, Indonesia merupakan kampung halaman ibunya. Tak heran jika kemarin Amelia nampak tampil lepas, seperti di rumahnya sendiri.

‘Misread’ didaulat sebagai track keempat malam itu dan penonton mulai riuh dan kompak ber-koor masal menyanyikan lagu-lagu Fazerdaze. Ada kejadian unik malam itu. Di tengah-tengah set, terlihat sesekali Amelia meneguk anggur merah cap Orang Tua khas Indonesia. Momen unik lainnya yaitu ketika Fazerdaze membawakan ‘Lucky Girl’. Melihat penonton yang mulai gila, berdansa, dan crowd-surf, Amelia spontan untuk melompat turun ke arah penonton dan ikut bersenang-senang di bawah. Dan layaknya band-band pada umumnya, Fazerdaze juga menyuguhkan encore yang ditutup dengan track ‘Little Uneasy’.

Sebuah penutup rangkaian tur Asia yang manis dari Fazerdaze. Walaupun beberapa penonton sedikit kecewa lantaran semua records (kaset, cd, dan vinyl) Fazerdaze telah sold out di Jepang, namun tetap terbayar dengan kehangatan atmosfer gig. Dan malam itu ditutup dengan sesi foto dan signing merchandise untuk mereka yang beruntung.

An amateur dilettante | Straight Edge | Star Wars' die-hard fans | Records Junkie |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *