The 7th Ramadhan Jazz Festival: Ibadah Lancar, Musik pun Lancar

Penampilan Fariz RM kuartet bersama Adi Darmawan, Eddy Syakroni dan Iwan Wiradz di Ramadhan Jazz Festival kemarin (9/10). Foto: Arina Habaidillah

Lazimnya, di saat Ramadhan seperti ini, Masjid selalu jadi jujukan masyarakat untuk ngabuburit. Memilah-milah menu berbuka puasa yang kemudian dilanjut sholat tarawih. Biasanya seperti itu memang, tapi jika ingin pemandangan yang tidak seperti biasa, Masjid Cut Mutia yang berada di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat  bisa dijadikan salah satu contoh. Bukan lagi aktivitas jual-beli makanan yang tersaji, tapi sudah naik ke taraf jual-beli lagu. Ketika musisi memainkan lagunya diatas panggung, penonton pun membelinya dengan ikut bernyanyi. Kegiatan ini lazim disebut gigs, tapi ini bukan gigs yang lazim, lantaran berada tepat di halaman Masjid.

Monita Tahalea di The 7th Ramadhan Jazz Festival. Foto: Arina Habaidillah

Buah kerjasama antara Remaja Islam Masjid Cut  Meutia (RICMA)  dan Warta Jazz terus berlanjut sampai di tahun ketujuhnya. Dan di tahun ini, Ramadhan Jazz Festival yang digelar dua hari, tepatnya 9-10 Juni 2017 menghadirkan sederet musisi jazz lintas generasi. Mulai dari Fariz RM, Glenn Fredly, Andre Hehanusa, Maliq & D’essentials, Monita Tahalea sampai Mondo Gascaro; semuanya punya pahala besar untuk menghibur penonton yang sudah berpuasa selama seharian penuh.

Acara berlangsung usai sholat tarawih dengan tiket masuk berupa donasi dalam bentuk donor darah, peralatan sekolah dan dalam bentuk uang. Agus Setiawan Basuni, selaku Artistic Director dan penggagas RJF menyebut jika pemiliahan donasi sebagai tiket masuk memang ditujukan untuk sedekah. “Pilihan donasi merupakan wujud bagaimana kegiatan ini bisa menjadikan Sedekah sebagai sebuah gerakan keren bagi anak-anak muda,” ujarnya.

Respon positif banyak berdatangan untuk event ini. Mulai dari konsep, deretan artis yang tampil hingga konsistensi RICMA dan Warta Jazz yang selama tujuh tahun rutin menggelar pergelaran musik selepas tarawih. “Ramadhan Jazz Festival ini satu-satunya festival jazz di dunia yang digelar pas Bulan Ramadhan,” celetuk Fariz RM saat Ronascent temui seusai tampil.

Rakjat Djelatah yang tak segan untuk mengepul ilmu dari panggung ke panggung bebunyian. Suka menggagungkan katakata pada limit kepsyen instagram belaka. Akhir-akhir ini, ia sedang belajar menulis yang baik dan benar untuk kemaslahatan umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *