Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

EVENTS

Menonton Maling di Pig Rock Show

Published

on

Pig Rock Show, hajatan Pig Face Joe untuk merilis klip terbarunya ‘Maling’. (Foto: Agastiko)

Dengan menggelar “Pig Rock Show”, unit Punk asal Surabaya Pig Face Joe kembali menghentakkan scene lokal dengan suguhan gigs yang ramai meski digelar saat tarawih. Bertempat di Cafe Orange, setidaknya di acara kemarin (18/6) penonton mendapati tiga misi dari gigs tersebut. Pertama, band ini ingin merayakan single terbarunya Maling yang rilis saat Record Store Day (RSD) 2017 kemarin. Kedua, dari lagu yang sama band ini juga melakukan screening perdana video klipnya. Dan yang terakhir, tentunya wahana rock show yang tujuannya untuk bersenang-senang.

Venue yang ditunjuk kali ini menawarkan kembali esensi gigs yang segar. Bukan lagi di pub, resto, radio, atau di tempat indoor-outdoor biasanya.  Kali ini lebih sejuk, di mana area stage sebelah kanan dan kiri diisi oleh pohon rindang. Selain enak dilihat, tentunya juga fotogenik. Meski band yang main bukan dari ranah folk atau reggae, tetap saja tidak ada kecanggungan di sana. Mulai dari My Mother Is Hero, The Last Suga, Headcrusher, Fraud, Pig Face Joe, hingga set DJ dari Gimanzz dan Sinatrya bergantian menghimbur sebagian besar penonton yang cukup energik.

Sesi screening video yang disertai penjelasan dari tiap personil Pig Face Joe. (Foto: Agastiko)

Singkat cerita, dari keseluruhan performer yang tampil, tidak satupun yang kaku. Baik penampil ataupun penonton, semuanya luwes, lompat sana-lompat sini, senggol sana-senggol sini, teriak sana-teriak sini, intinya di sana-sini ada keseruan yang tak terbeli oleh korporasi rokok, bir, sirup, atau sarung manapun. Khususnya Headcrusher, band yang cukup lama vakum ini menyempatkan tampil dengan beberapa lagu barunya. Seketika, penonton yang rindu melihat Molotov atau AK47 dimainkan langsung girang bukan kepayang. Belum lagi pendatang baru The Last Suga yang materinya menjanjikan sampai MMIH dan Fraud yang berdistorsi ria di tengah lampu temaram.

Pig Face Joe sendiri tidak mau kehilangan momennya. Selepas EP Are You Okay? mereka coba membuka lembaran baru (baca: album baru), salah satu langkahnya lewat single Maling yang belakangan rajin mereka promosikan di media-media setempat. Di tengah screeningnya, PFJ juga tak lupa menceritakan maksud dari lagu dan klipnya. Kurang lebih mereka coba merepresentasikan Tanah Papua yang sejak dulu telah dijajah negara asing. Mereka mengemasnya dengan visual yang apik, sederhana, dan mudah dipahami.

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

SUBNATION VOL.2: Gigs Penutup Ramadhan Klimaks

Published

on

Bagai oase di tengah padang pasir. Setidaknya frase tersebut lah yang menjadi acuan untuk gelaran Subnation Vol.2! Bulan ramadhan tidak membuat teman-teman diam dan malah terus aktif untuk berkarya. Terlebih lagi kegiatan Subnation kemarin jadi klimaks yang kompleks  sebelum ramdhan berakhir, karena Subnation Vol.2 tak hanya menyajikan performer terbaik tapi lengkap dengan sesi diskusi edukatif, hingga marketplace. Subnation pun melibatkan pasarnoise untuk tenant mereka. Sayang karena keterbatasan gear kami bawa, redaksi pun hanya berhasil menangkap para performer. Selebihnya kalian harus datang sendiri untuk menikmati gelaran event Subnation. Tunggu event mereka selanjutnya dan pantau informasinya melalui akun instagram @subnation031 Selamat menikmati.

Continue Reading

EVENTS

Downtown Take Over: Sebuah Upaya Pertemukan Berbagai Generasi

Published

on

Melanjutkan acara sebelumnya, Talk Bus Tour, Paranoise kembali membuat sebuah suguhan yang bermaksud untuk me-recall ingatan kita tentang skena musik di Surabaya. Jika Talk Bus Tour kemarin sempat membawa kita berjalan ke tiga tempat legendaris di dunia permusikan Surabaya, kini acara terbaru mereka Downtown Take Over pun ikut memainkan beberapa band lawas yang tujuannya memperkenalkan dari generasi ke generasi. Ada Noxa, Murphy Radio, Piston, Let’s Go Cmon Baby, Berdikari, Plester-X dan Egon Spengler. Berikut laporan kami.

Continue Reading

EVENTS

Penampilan Golden Mammoth di Surabaya

Published

on

Band bermuatan psychedelic rock asal Malaysia, Golden Mammoth berkesempatan menggelar pertunjukannya di Surabaya. Dalam acara yang digelar di Nens Corner tersebut, band ini berbagi panggung dengan sederet band lokal, mulai dari yang paling muda ada Eisen, kemudian Timeless, Rasvan Aoki hingga Let’s Go Cmon Baby yang kembali bereuni. Berikut foto-foto hasil liputan kami.

Continue Reading

Surabaya