Akhiri Inkonsistensi, Morganostic Lepas Single ‘SHOA’

Morganostic: formasi baru, siap sambut album baru. (Dok. Morganostic)

Sekitar tiga tahun lalu, Morganostic sempat memberi harapan dengan memperdengarkan To Conceive ke publik. Saat itu mereka tengah merekam beberapa materi baru, di mana To Conceive yang mempertebal unsur metal di konsep baru Morganostic itu masuk di dalamnya. Sayang, setelah itu mereka sempat hilang karena kesibukan masing-masing personilnya.

Namun tahun kemarin, band yang dibentuk sejak 2009 ini mulai menunjukan nadinya kembali. Selepas tampil di acara musik tahunan Soundrenaline di Bali, Morganostic mulai perlahan muncul di gig-gig Surabaya. Puncaknya, single SHOA berhasil mereka selesaikan. Bersamaan dengan itu, mereka juga mengumumkan titel mini album Paradox yang akan rilis bulan Februari ini.

Lewat rilis pers-nya, Morganostic menyebut proses pengerjaan mini album ini terkendala oleh banyak hal. Mulai dari kesibukan, pergantian personil ditambah dengan minimnya komunikasi dengan sound engineer di album ini, Roman Kharyukov yang berada di Moskow. Meski digarap secara mandiri, Morganostic juga mempercayakan materi-materinya dipoles oleh beberapa rekannya, seperti Nurdin Firmansyah sebagai record engineer, Sinatrya Dharmawan sebagai music producer, juga Roman Kharyukov sendiri.

Selain merilisnya dalam format CD, nantinya EP Paradox juga akan dikemas secara digital melalui platform Bandcamp, iTunes, dan Spotify. Tidak hanya berhenti sampai di situ, Morganostic yang saat ini beranggotakan Ryo Rahmawan (vokal), Reza Akbar Felayati (gitar), Bunz Agsetya (drum), Adhi Mistar (keyboard) dan Riza (Bass) juga akan berkolaborasi dengan music video director kenamaan Anton Ismael untuk mengerjakan video klip dari salah satu lagu di EP Paradox.

Melepas lajang di dunia tarik pena dengan menyandang lulusan sastra yang tidak sastrawi, musisi gagal, penimbun berita pil koplo, dan buruh radio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *