The Youth Is The Real Time Bomb; Penghuni Telinga Baru Yang Meluncur Bulan Ini

hi-mom-2016

The Youth?: Personil lengkap Hi Mom! yang akan segera merilis album baru. (Dok. Hi Mom)

Dibilang seret karya memang tidak, tapi dikata produktif pun tidak seberapa. Ya, kurang lebih itulah Hi Mom!; salah satu penghuni loyal scene musik Surabaya. Sebenarnya mereka mempunyai banyak karya, hanya saja selalu ada cerita klise dibaliknya. Alhasil, beberapa EP hanya bisa dinikmati melalui situs streaming saja. Meski begitu, Oktober ini Hi Mom! membawa kabar baik, kabar terkait akan disebarnya debut album penuh yang diberi judul The Youth Is The Real Time Bomb.

Bagi Hi Mom!, album The Youth Is The Real Time Bomb‎ adalah sebuah penantian panjang mereka. Secara, band ini sudah eksis sejak 9 tahun silam. Meski telah menelurkan 3 EP secara digital, tetap saja pencapaian idealis musisi ialah mampu mencetak fisik karyanya. “Setelah 3 EP dan beberapa single yang semuanya rilis secara online, Album ini (The Youth Is The Real Time Bomb,red) merupakan penantian panjang yang bisa secara sah dirasakan oleh personil Hi Mom! sebagai pembuktian karya yang bisa dibanggakan,” ucap mereka.

Seperti yang terdengar sebelum-sebelumnya, Hi Mom! merupakan satu dari sekian band yang cukup eksploratif. Sandingkan lagu-lagu yang ada di EP Turning Point Demo (2007),  Gerimis Saat Kemarau (2010), Initiate The Initiatives (2014), hingga single yang baru saja dirilis Penghuni Telinga. Cukup banyak warna musik yang mereka munculkan, begitupun bait-bait liriknya yang cukup menyentil. Kali ini, Penghuni Telinga mereka pilih untuk membuktikan bahwa album baru yang disebutnya itu benar-benar ada, dan sudah siap edar.

Tentang Penghuni Telinga, di sini Hi Mom! berbicara tentang sulitnya menjadi bijak di tengah banyaknya pengaruh negatif. Pengaruh-pengaruh itulah yang mereka analogikan sebagai penghuni telinga yang ada pada tiap orang. “Setidaknya kita harus sadar dan bijak untuk menyikapi semua itu,” lanjut mereka. Jadi, apa album baru Hi Mom! sudah siap jadi penghuni telinga kalian?

Melepas lajang di dunia tarik pena dengan menyandang lulusan sastra yang tidak sastrawi, musisi gagal, penimbun berita pil koplo, dan buruh radio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *