Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

EVENTS

Pemutaran Perdana Klip Terbaru Heavy Monster, Got No Job

Published

on

Jpeg

Heavy Monster saat peluncuran video klip ‘Got No Job’

Jika di searching di Youtube, maka akan muncul banyak video bertitel Heavy Monster. Beberapa diantaranya merupakan klip official, seperti Tonight, Andai, One Message One Love, termasuk juga Got No Job. Tapi, dari beberapa klip tadi, judul terakhirlah yang bagi mereka cukup berkesan. “Di semua video klipnya, kami banyak dibantu oleh teman-teman kami. Sedangkan di klip Got No Job, kami bukan cuma dibantu tapi kami juga terjun langsung ke proses pembuatannya,” cerita Dauz, mewakili rekan-rekannya. Dan akhirnya, setelah melewati proses yang tidak sebentar, klip tersebut mereka putar perdana Jumat kemarin (13/5) di Galeri AJBS Surabaya bersamaan dengan pameran visual art ‘Muda Liar Berbahaya II’.

Dauz melanjutkan, video klip yang diproduksi oleh Sukamaju Records ini melibatkan banyak teman-teman mereka seperti X-Go dari Bunuhdiri selaku art director, kemudian ada Mama Bikin Production (MBP), Perompak Tembok (PKTK), Warlock Store, dan tentunya tim Bunuhdiri. “Semua prosesnya dilakukan secara independen, baik dari produksi hingga pembiayaannya,” lanjut Dauz yang juga menjadi produser di klip tersebut.

Melalui sesi prescon yang dilakukan setelah pemutaran video, Heavy Monster menjelaskan konsep klip tersebut yang di mana mereka menyebutnya dengan ‘Street Art’. Jadi, lirik Got No Job yang berkisah tentang seorang seniman yang memilih seni sebagai pilihan hidupnya di visualkan dengan coretan-coretan graffiti, stencil, dan tempelan poster di tembok sehingga benar-benar merepresentasikan street art.

Selain melepas video klip pertama dari album JPK, band ska gaek asal Surabaya ini juga meresmikan website ofisial yang beralamatkan di www.heavymonsterska.com. Melalui web tersebut mereka coba mempermudah pendengarnya untuk mengakses info terbaru tentang Heavy Monster, mulai dari jadwal perform, streaming audio, mengenal diskografinya, sampai memutar klip terbarunya.

Melepas lajang di dunia tarik pena dengan menyandang lulusan sastra yang tidak sastrawi, musisi gagal, penimbun berita pil koplo, dan buruh radio.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

Silaturockme: Forum Dua Arah Antara Musisi & Media

Published

on

Forum yang mempertemukan antara musisi dan media, kini bukan lagi makanan langka. Apalagi jika membahas hal paling mendasar; tentang bagaimana di publish dan apa saja syaratnya? “Kene goblok-goblokan ae yo, cek podo takok. Mene gak ngisin-ngisini lek ketemu wong media (Kita di sini goblok-goblokan aja ya. Biar pada tanya semua, besok gak malu-maluin kalo ketemu orang media,red)” celetuk Abas, selaku host yang berduet dengan Cak Boker.

Diskusi bertajuk ‘Silaturockme’ yang digelar pekan lalu (1/7) di P-Two Cafe tersebut melibatkan Brian dari Vojo Music, Ian Darmawan (Ronascent), dan Wira (Apresiasi ID & M-Radio). Ketiganya saling berbagi pengalaman mereka ketika menemui berbagai macam musisi. Adapun forum tersebut berjalan dua arah dengan banyaknya pertanyaan silih berganti. Setelah diskusi, acara berlanjut ke gigs, dengan 11 band kolektif yang tampil secara acak berdasar hompimpa.

Tukang Foto keliling, yang berusaha segiat mungkin, demi mengisi dompet dan perutnya.

Continue Reading

EVENTS

Gallery: Silaturockme

Published

on

Momen silaturahmi memang selalu jadi agenda rutin semua orang selepas lebaran. Begitulah yang melatarbelakangi kolektif Dilarang Duduk kala menggagas Silaturockme. Sebelas band yang tampil disamaratakan, main pertama atau terakhir ditentukan berdasarkan undian. Selain gigs, diselipkan juga obrolan berbobot dari beberapa perwakilan media, dalam forum tersebut meleburlah berbagai obrolan mendasar tentang sinergitas media dan musisi.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading

EVENTS

Gallery: Rockmaiden, Oase Gigs di Tengah Ramadhan

Published

on

Persiapan alat dan (mungkin) jam tarawih membuat acara kolektif ini molor. Meski begitu, gigs ini mampu menghibur, terlebih di tengah pasifnya skala gigs saat ramadhan. Jajaran band pengisi bermusik berdistorsi berat seperti Electric Bird, X60 Jaran, The Classhat, Dandelions, The Old Pines, dan Frank The Syndicate membayar segala kelelahan penonton dalam menunggu. Berikut foto-foto dari fotografer kami.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading
Advertisement

Zine Archives

Surabaya