Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

LIVE REPORT

Kemegahan Raisa di Konser Tunggalnya

Published

on

Raisa 01

Raisa dan konsernya di Surabaya (Foto: Rido Ramadhan)

Apa yang pertama kali muncul saat mendengar nama Raisa? sudah pasti cantik, yang kemudian diidentikan dengan artis major langganan chart nasional. Di luar itu, kualitas vokal Raisa memang tidak perlu diragukan lagi. Begitu juga kualitas konser perdananya di Surabaya tengah November kemarin (15/11). Mulai dari efek visual, tata cahaya, hingga kostum megah membuat pentonton yang memadati DBL Arena merasakan langsung kemegahan pertunjukannya yang ‘mungkin’ selama ini hanya muncul di televisi.

Salah satu alasan solois 25 tahun ini memilih Surabaya sebagai titik kedua konsernya tentu dikarenakan populasi Your Raisa (sebutan penggemarnya) yang tidak sedikit. Terlepas dari venue yang kurang representatif hingga melambungnya harga tiket, konser bertajuk ‘Pemeran Utama Surabaya’ itu benar-benar menyuguhkan pertunjukan yang menarik.

Raisa 03Raisa memulai penampilannya tepat pukul delapan malam dengan beberapa setlist album barunya, salah satunya Pemeran Utama. Bunyi-bunyi piano klasik mengiringi suara sopran-nya yang langsung melarutkan Your Raisa jadi sendu sejak awal. Tidak perlu hafal lagu-lagunya, karena penyanyi yang sudah menelurkan dua album ini selalu memukau dengan penampilannya; apapun lagu dan busananya.

Seperti konser sebelumnya yang di gelar di Jakarta, Raisa memadukan gaun putih yang terasa megah berkat efek cahaya. Tidak sekadar bernyanyi, wanita yang banyak terinfluence oleh Brian McKnight dan Alicia Keys ini juga bercerita tentang latar belakangnya, mulai dari kekagumannya pada Krisdayanti hingga cerita di balik lagu-lagunya.

Dari total sekitar 20 lagu yang dibawa, lagu andalannya, Jatuh Hati ia bawakan secara spesial. Raisa berkolaborasi dengan salah satu jebolan ajang pencarian bakat, The Overtunes. Sebaliknya, Raisa pun juga gantian berkolaborasi dengan membawakan single mereka, Sayap Pelindungmu.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

Downtown Take Over: Sebuah Upaya Pertemukan Berbagai Generasi

Published

on

Melanjutkan acara sebelumnya, Talk Bus Tour, Paranoise kembali membuat sebuah suguhan yang bermaksud untuk me-recall ingatan kita tentang skena musik di Surabaya. Jika Talk Bus Tour kemarin sempat membawa kita berjalan ke tiga tempat legendaris di dunia permusikan Surabaya, kini acara terbaru mereka Downtown Take Over pun ikut memainkan beberapa band lawas yang tujuannya memperkenalkan dari generasi ke generasi. Ada Noxa, Murphy Radio, Piston, Let’s Go Cmon Baby, Berdikari, Plester-X dan Egon Spengler. Berikut laporan kami.

Continue Reading

EVENTS

Penampilan Golden Mammoth di Surabaya

Published

on

Band bermuatan psychedelic rock asal Malaysia, Golden Mammoth berkesempatan menggelar pertunjukannya di Surabaya. Dalam acara yang digelar di Nens Corner tersebut, band ini berbagi panggung dengan sederet band lokal, mulai dari yang paling muda ada Eisen, kemudian Timeless, Rasvan Aoki hingga Let’s Go Cmon Baby yang kembali bereuni. Berikut foto-foto hasil liputan kami.

Continue Reading

EVENTS

Suaka Karya Sidoarjo: Berkumpulnya Para Penunggang Militia

Published

on

Ricky Siahaan, gitaris Seringai di Soundsations Suaka Karya Sidoarjo akhir pekan lalu (16/3). Foto: Luqman Darwis

Dua hari dihadapkan dengan cuaca mendung dan hujan tidak membuat acara Suakakarya menjadi sepi, pasalnya lineup mereka kali ini cukup untuk memadukan warna nasional dan lokal Sidoarjo. Bertempatkan di Lapangan Parkir Transmart Sidoarjo, Suakakarya kali ini masih membawa konsep kolaboratif. Ada beberapa komunitas yang digandeng, seperti pegiat fotografi Instanusantara dan Explore Sidoarjo yang memamerkan karya mereka sembari menanti tujuan utama dari acara ini: selebrasi bagi para Penunggang Badai dan Serigala Militia.

Penunggang Badai sebagai fans setia dari Barasuara meramaikan acara di hari pertama. Barasuara yang bermain pertama kali di Sidoarjo dapat membawa suasana menjadi sendu dan penuh hikmat untuk para penikmatnya. “Biar Tapi Jadi Bukti” yang jadi tagline Suakakarya kali ini dibuktikan oleh Barasuara yang beberapa waktu lalu baru saja merilis album terbaru mereka. Sebagai selebrasi awal, penampilan dibuka dengan lagu dari album baru yaitu Perjalanan dan Pikiran. Sejak awal pula para Penunggang Badai langsung terhanyut dalam suasana yang syahdu. Selain itu band yang beranggotakan 6 orang ini juga membawakan beberapa lagu dari album sebelumnya seperti Sendu Melagu dan Bahas Bahasa. Sebelum Barasuara tampil pun, lineup sebelumnya yang juga ikut meramaikan seperti Wake Up, Iris!, Espona, dan juga band lokal JR. Smith.

Irama musik keras Seringai menjadi penutup acara pada besoknya (16/3) kemarin. Tetap dengan lineup lagu yang menjadi favorit para Serigala Militia, membuat suasana venue menjadi tegang. Musik keras oleh Seringai disambut hangat dengan gerakan moshing sebagai bentuk luapan Serigala Militia dapat menyaksikan band favoritnya. Terlepas itu hari kedua juga diramaikan dengan penampilan band lainnya seperti Black Rawk Dog, Lepas Terkendali, dan juga Ismasaurus.

Foto & Teks: Luqman Darwis

Continue Reading

Surabaya