Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

LIVE REPORT

#GigSeadanya [Day 1]: Balada Glamrock Di Tengah Kesederhanaan

Published

on

Suasana temaram yang dipenuhi para pemuda gondrong, rasanya seperti kembali pada masa-masa Gedung Srimulat menggelar sebuah pentas benafaskan hard rock yang kala itu sangat diminati. Namun kali ini unit glamrock ibukota, GRIBS sesaat berhasil mengembalikan nuansa itu di ruas kantin FIB UNAIR Kampus B pekan lalu (7/5) dalam event #GigSeadanya.

Rezanov–pentolan sekaligus vokalis GRIBS–merasa cukup terbakar ketika untuk kali keduanya tampil di Surabaya. “Surabaya keren! suasana kampus mendadak liar dan menyenangkan,” ungkapnya. Kedatangan Rezanov bersama GRIBS kali ini merupakan rangkaian promo tur album kedua mereka Thunder yang rilis April kemarin. Crowd dibuatnya berontak dengan lagu-lagu baru seperti Istana Ilusi, Gir dan Belati, Rock Akhir Jaman dan Sampai Jumpa di Neraka. Tidak puas meninggalkan crowd yang masih panas, GRIBS kembali memukul dengan encore lagu lawas mereka Rock And Roll.

Selain GRIBS, bintang tamu paling spesial dalam #GigSeadanya adalah sembilan band lokal yang secara bergantian menampilkan performa terbaiknya. Band-band lokal Surabaya yang sedang panas satu per satu unjuk gigi. Sejak sore warna sound yang meledak-ledak terus memanasi area tersebut, mulai dari kelompok metal Pascamaya, Konsentra Shit hingga The Bastard bergantian tampil mengisi dan menghibur kepenatan para mahasiswa/i. Gig ini pun semakin ngawur ketika tetap melanjutkan shownya sekalipun harus beradu skill dengan adzan maghrib. Adalah Gori-Gori And The Wawa’s dan Rêveur, kedua band tersebut berhasil membakar animo penonton dengan aksinya yang bengal dan berisik.

Setelah itu Pitfall Otters, unit melodic punk yang sempat vakum lama kembali menampilkan separuh materi lawas dan menutup penampilannya dengan lagu barunya Reason. Selepas penampilan tersebut crowd pun terbius dengan arahan stoner yang rapi dari Bvas. Band yang baru saja menerbangkan EP pertamanya ini membawakan seluruh mateirnya tak terkecuali Dandellion–lagu milik Klepto Opera yang di cover oleh mereka.

Tempo gigs makin konstan, terlebih ketika kolektif pop punk Give Me Mona tampil dengan suguhan materinya yang masih fresh. Me Against Political, Fase Baru, Ego & Ambisi, Television dan Sebuah Deskripsi meluncur deras sederas keringat penonton yang makin dibuatnya liar. Beruntung klimaks didapat lewat Taman Nada, permainannya yang tenang dan penuh kesyahduan berhasil menenangkan penonton.

Seperti konsep gig senang-senang pada umumnya, #GigSeadanya berupaya menjadi gig yang representatif, mengutamakan sepi tapi tepat sasaran dan menghindari ramai tapi tidak apresiatif. Beruntung hari pertama dari event tersebut berhasil mendapat respon baik dari segelintir audiens yang hadir. Tanpa panggung dan kemewahan dan tentunya tanpa kehadiran HC kids, gig ini pun berjalan dan berakhir cukup menyenangkan.

Foto oleh: Javiar Suryana

Pelaku musik yang tak pernah laku di pasaran. Kini sedang belajar menulis demi mencari cerminan diri sendiri.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

Gallery: Rockmaiden, Oase Gigs di Tengah Ramadhan

Published

on

Persiapan alat dan (mungkin) jam tarawih membuat acara kolektif ini molor. Meski begitu, gigs ini mampu menghibur, terlebih di tengah pasifnya skala gigs saat ramadhan. Jajaran band pengisi bermusik berdistorsi berat seperti Electric Bird, X60 Jaran, The Classhat, Dandelions, The Old Pines, dan Frank The Syndicate membayar segala kelelahan penonton dalam menunggu. Berikut foto-foto dari fotografer kami.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading

EVENTS

Gallery: Premiere Video Klip (Bukan) Playboy

Published

on

Kemarin (15/5) Dandelions memutar perdana video klip terbarunya, (Bukan) Playboy. Mereka bekerjasama dengan Senyawa Creative untuk menghasilkan sebuah ide cerita yang menggabungkan antara permainan sudut pandang, bahasa, dan semiotika.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading

EVENTS

Gallery: Jayabaya Raya Vol.1

Published

on

Pekan yang padat. Kurang dari seminggu jelang Ramadhan, Surabaya diguyur estafet gigs,  salah satunya Jayabaya Raya Vol. 1 gagasan Jayabaya. Acara yang diadakan di Skale Space Sabtu kemarin (12/5) ini menghadirkan berbagai kolaborasi seni, pameran sekaligus launching Skale Store dengan enam performer pilihan. Berikut hasil jepretan dari fotografer baru kami, Adven Wicaksono.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading
Advertisement

Zine Archives

Surabaya