Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

LIVE REPORT

Folk Music Festival 2014 [Day 2]: Kembalinya Float dan Hujan Di Tengah Tigapagi

Published

on

“Surabaya akhirnya…,” teriak Meng, vokalis Float seketika menyapa crowd di hari kedua Folk Music Festival 2014 kemarin (16/3). Sapaan itupun disambut histeris, pasalnya kedatangan Float adalah kali keduanya setelah terakhir mereka tampil di Surabaya tahun 2007 silam. Guna menjaga euforia Float pun menjadi penampil terakhir di acara milik Soledad & The Sisters Company yang digelar dua hari ini.

Sekalipun sudah melewati masa-masa gemilangnya yang berlimpah penghargaan ketika itu (periode 2007 silam), tetap saja tidak sedikit yang menantikan tampilannya band spesialis soundtrack film ini. Penantian itu akhirnya terbayar tuntas, kali ini Float kembali hadir dengan formasi lengkap dengan materi yang sedikitpun tidak turun mesin.

Satu per satu lagu yang pernah mendongkrak nama Float tampil, termasuk 3 Hari Untuk Selamanya yang mengalun lebih awal disaat crowd masih jinak. Beberapa nomor lainnya seperti Stupido Ritmo, Sementara, Tiap Senja secara bergiliran dilepas hingga akhirnya lagu yang paling ditunggu-tunggu audiens Pulang pun juga keluar lebih awal.

Sebelum itu, tampil pula trio (seharusnya duo) Stars And Rabbit. Berbeda dengan Float, band milik Elda (vokal) dan Aldi (gitar) ini kembali hadir di Atrium Surabaya Town Square setelah 2012 lalu menjadi penutup edisi perdana Sunday Market ‘Hippieland’.

Dengan tambahan seorang personil dan materi yang tetap, penampilan mereka juga masih terus dielu-elukan melalui beberapa hitsnya macam Worth It.Suguhan hujan pun tidak mau ketinggalan, memasukki pukul 9 malam dengan deras hujan turun, disaat yang bersamaan band pemadu pentatonik jawa Tigapagi tampil. Dengan syahdu Sigit Agung Pramudita cs menampilkan lagu-lagu andalannya sekalipun harus beradu sorak dengan suporter sepakbola. Tangan Hampa Kaki Telanjang, Alang-Alang dan Menari pun dibawakan dengan kualitas sound mirip dengan aslinya.

Taman Nada dengan materinya yang lebih fresh juga membuka petang setelah sebelumnya tampil Senandung Sore. 10 band dalam waktu dua hari, singkat dan padat sehingga mengharuskan SATS COOP mulai ancang-ancang membuat line up yang tidak kalah dari edisi pertamanya. “Memang belum ada rencana untuk tahun depan, pastinya kami akan selalu menawarkan suguhan yang berbeda,” jelas Anitha Silvia, panitia dari FMF2014.

Foto oleh: M.Rudiansyah
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

SUBNATION VOL.2: Gigs Penutup Ramadhan Klimaks

Published

on

Bagai oase di tengah padang pasir. Setidaknya frase tersebut lah yang menjadi acuan untuk gelaran Subnation Vol.2! Bulan ramadhan tidak membuat teman-teman diam dan malah terus aktif untuk berkarya. Terlebih lagi kegiatan Subnation kemarin jadi klimaks yang kompleks  sebelum ramdhan berakhir, karena Subnation Vol.2 tak hanya menyajikan performer terbaik tapi lengkap dengan sesi diskusi edukatif, hingga marketplace. Subnation pun melibatkan pasarnoise untuk tenant mereka. Sayang karena keterbatasan gear kami bawa, redaksi pun hanya berhasil menangkap para performer. Selebihnya kalian harus datang sendiri untuk menikmati gelaran event Subnation. Tunggu event mereka selanjutnya dan pantau informasinya melalui akun instagram @subnation031 Selamat menikmati.

Continue Reading

EVENTS

Downtown Take Over: Sebuah Upaya Pertemukan Berbagai Generasi

Published

on

Melanjutkan acara sebelumnya, Talk Bus Tour, Paranoise kembali membuat sebuah suguhan yang bermaksud untuk me-recall ingatan kita tentang skena musik di Surabaya. Jika Talk Bus Tour kemarin sempat membawa kita berjalan ke tiga tempat legendaris di dunia permusikan Surabaya, kini acara terbaru mereka Downtown Take Over pun ikut memainkan beberapa band lawas yang tujuannya memperkenalkan dari generasi ke generasi. Ada Noxa, Murphy Radio, Piston, Let’s Go Cmon Baby, Berdikari, Plester-X dan Egon Spengler. Berikut laporan kami.

Continue Reading

EVENTS

Penampilan Golden Mammoth di Surabaya

Published

on

Band bermuatan psychedelic rock asal Malaysia, Golden Mammoth berkesempatan menggelar pertunjukannya di Surabaya. Dalam acara yang digelar di Nens Corner tersebut, band ini berbagi panggung dengan sederet band lokal, mulai dari yang paling muda ada Eisen, kemudian Timeless, Rasvan Aoki hingga Let’s Go Cmon Baby yang kembali bereuni. Berikut foto-foto hasil liputan kami.

Continue Reading

Surabaya