Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

LIVE REPORT

The Yearender: Kembalinya Band Yang Sedang Bersenang-senang

Published

on

Melalui wawancara singkat dengan Ronascent satu jam sebelum tampil, Can’t Bear This Party (CBTP) mengungkapkan sebuah hal yang tidak mengejutkan tapi cukup mengecewakan. Bagaimana tidak, pasalnya kembalinya mereka dari hiatus kini hanya mencari klimaks tanpa menarget apapun. “Kita sekarang hanya bersenang-senang, kita semua bekerja dan ini (CBTP, red) adalah hobi sekaligus sambilan,” tegas Quentin Bracco, gitaris CBTP.

Lanjutnya, mereka mempertegas bahwa tur yang dijalani ini hanyalah untuk berlibur sekaligus menyapa penikmat musik mereka di Indonesia, selain itu perihal album yang sudah mereka kerjakan sejak 2012 pun juga tidak di target. “Kita baru saja menyelesaikan materinya dan akan segera memasukki studio rekaman. Mungkin sedikit lama karena setelah ini kita akan berpisah lebih dulu untuk kepentingan masing-masing personil,” ujarnya.

Tidak ada yang menyangka sebelumnya jika grup pop punk asal Perancis ini vakum di akhir 2012. Terlebih lagi ketika itu mereka baru saja menjalani tur pertamanya di Indonesia dengan menggadang-gadang empat lagu baru yang di klaim akan menjadi album penuh keduanya. Beruntung itu tidak berlangsung lama karena Maret 2013 Jean, Rémi, Sushi, Lino, Jimbo dan Montaigu kembali masuk studio rekaman yang tidak lama kemudian merencanakan tur dunia.

Puncaknya, penghujung Desember kemarin Can’t Bear This Party hadir lagi di Kota Pahlawan dalam rangkaian tur yang dilakukan oleh Joorue beserta ADD+. Tidak sedikit yang masih fasih dengan setlist mereka yang nyaris sesuai seperti urutan lagu dalam Ain’t No Princess. Diawali intro What You Would Expect From Guys Like Us dan berakhir di Talk To The Phone Tone. “Kami cukup merindukan Indonesia, kami suka Surabaya,” lanjut Quentin kepada Ronascent. Ya, walaupun penampilan pertama mereka di Surabaya pada 2012 silam gagal dan hanya tampil di studio gigs, namun itu tidak membuatnya kapok untuk kembali bermain di Surabaya.

Seperti biasanya, dua set synthetizer milik Jean dan Rémi yang saling berhadapan sekaligus membaur dengan crowd menjadi suguhan terdepan bagi penonton. Penampilan yang atraktif dari Can’t Bear This Party tak ayal mengajak penonton meliar sekalipun tidak hafal lirik dan part lagu mereka. Total 12 lagu bergelintir satu per satu. Semua lagu dari album Ain’t No Princess mereka tampilkan beserta beberapa lagu baru seperti I’m Not Your Lolifriends, Glen hingga Raymond Gave Me The Best. Performa apik dari Can’t Bear This Party sekaligus menutup acara The Yearender yang bertempatkan di Monkasel Surabaya beberapa pekan lalu (29/12).

Sebelum disuguhi dengan penampilan band yang dikenal lewat lagu So Quarrelsome ini, beberapa band lokal Surabaya juga saling berestafet tampil. Ada unit punk rock lawas The Gamblezz dengan beberapa personil barunya, begitu juga Step Mom Loozer yang terlihat tidak seperti formasi biasanya. Selain itu, beberapa band baru yang sedang berbahaya seperti Headcrusher dan Juggernaut juga berhasil memikat penonton.

Melepas lajang di dunia tarik pena dengan menyandang lulusan sastra yang tidak sastrawi, musisi gagal, penimbun berita pil koplo, dan buruh radio.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

Silaturockme: Forum Dua Arah Antara Musisi & Media

Published

on

Forum yang mempertemukan antara musisi dan media, kini bukan lagi makanan langka. Apalagi jika membahas hal paling mendasar; tentang bagaimana di publish dan apa saja syaratnya? “Kene goblok-goblokan ae yo, cek podo takok. Mene gak ngisin-ngisini lek ketemu wong media (Kita di sini goblok-goblokan aja ya. Biar pada tanya semua, besok gak malu-maluin kalo ketemu orang media,red)” celetuk Abas, selaku host yang berduet dengan Cak Boker.

Diskusi bertajuk ‘Silaturockme’ yang digelar pekan lalu (1/7) di P-Two Cafe tersebut melibatkan Brian dari Vojo Music, Ian Darmawan (Ronascent), dan Wira (Apresiasi ID & M-Radio). Ketiganya saling berbagi pengalaman mereka ketika menemui berbagai macam musisi. Adapun forum tersebut berjalan dua arah dengan banyaknya pertanyaan silih berganti. Setelah diskusi, acara berlanjut ke gigs, dengan 11 band kolektif yang tampil secara acak berdasar hompimpa.

Tukang Foto keliling, yang berusaha segiat mungkin, demi mengisi dompet dan perutnya.

Continue Reading

EVENTS

Gallery: Silaturockme

Published

on

Momen silaturahmi memang selalu jadi agenda rutin semua orang selepas lebaran. Begitulah yang melatarbelakangi kolektif Dilarang Duduk kala menggagas Silaturockme. Sebelas band yang tampil disamaratakan, main pertama atau terakhir ditentukan berdasarkan undian. Selain gigs, diselipkan juga obrolan berbobot dari beberapa perwakilan media, dalam forum tersebut meleburlah berbagai obrolan mendasar tentang sinergitas media dan musisi.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading

EVENTS

Gallery: Rockmaiden, Oase Gigs di Tengah Ramadhan

Published

on

Persiapan alat dan (mungkin) jam tarawih membuat acara kolektif ini molor. Meski begitu, gigs ini mampu menghibur, terlebih di tengah pasifnya skala gigs saat ramadhan. Jajaran band pengisi bermusik berdistorsi berat seperti Electric Bird, X60 Jaran, The Classhat, Dandelions, The Old Pines, dan Frank The Syndicate membayar segala kelelahan penonton dalam menunggu. Berikut foto-foto dari fotografer kami.

Seorang mahasiswa hampir abadi yang menghabiskan sebagian besar waktu di kehidupanya dengan hal hal penuh manfaat seperti mengabadikan wajah wajah ekstase para pemuda pemudi bangsa di atas panggung.

Continue Reading
Advertisement

Zine Archives

Surabaya