Connect with us
https://ronascent.biz/wp-content/uploads/2017/07/ronascent-adv-copy.jpg

LIVE REPORT

Efek Rumah Kaca Gelintir 13 Lagu Sebagai Obat Rindu Para Pecinta Musiknya di Surabaya

Published

on

Setelah hampir setahun lalu berkunjung ke Surabaya, trio pop asal Jakarta Efek Rumah Kaca akhirnya kembali lagi untuk menyapa pecinta musiknya di kota pahlawan. Di datangkan spesial sebagai penutup event Archprojects 2013 ‘[Dif]Able’ yang diadakan oleh ITS, Efek Rumah Kaca menjadi sosok yang paling dinanti hari itu (1/6).
Tanpa banyak cakap, Cholil Mahmud, Akbar Bagus Sudibyo beserta dua additional playernya langsung menyapa para penonton dengan lagu pertama ‘Jatuh Cinta itu Biasa Saja’. Seakan tidak ada waktu untuk berkedip, semua penonton kembali digelintir oleh single-single terbaik ERK seperti ‘Lagu Kesepian’, Mosi Tidak Percaya’, ‘Hujan Jangan Marah’, ‘Di Udara’ dan ‘Sebelah Mata’. Tidak lupa sebuah lagu aransemen ‘Jangan Bakar Buku’ yang menjadi proyekan Pandai Besi pun turut dibawakan dalam rangka memperkenalkan Pandai Besi beserta albumnya “Daur Baur’ yang akan segera rilis dalam waktu dekat ini.
Larutnya malam semakin memanaskan suasana di parkiran arsitektur ITS malam itu, terlebih ketika melanjutkan pertunjukkannya dengan ‘Kenakalan Remaja di era Informatika’ yang memaksa penonton untuk ber sing along lagi dan lagi hingga akhirnya ‘Desember’ hampir menutup show mereka malam itu namun seperti biasa, tradisi encore dimulai, dan lagu lawas ‘Cinta Melulu’ pada akhirnya sukses menutup satu jam lebih penampilan band yang mendapat gelar ‘Rookie of the Year’ versi Rolling Stone Indonesia tahun 2008 ini.
Penampilan Efek Rumah Kaca malam itu dibuka oleh tiga band lokal Surabaya, secara estafet Les Turtle Pilots tampil dengan musik instrumentalnya yang langsung dilanjutkan oleh Porn Ikebana yang spesial mengcover single Love Song milik The Cure hingga akhirnya Taman Nada yang sukses memanaskan stage dengan enam lagunya. (rnc)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

EVENTS

SUBNATION VOL.2: Gigs Penutup Ramadhan Klimaks

Published

on

Bagai oase di tengah padang pasir. Setidaknya frase tersebut lah yang menjadi acuan untuk gelaran Subnation Vol.2! Bulan ramadhan tidak membuat teman-teman diam dan malah terus aktif untuk berkarya. Terlebih lagi kegiatan Subnation kemarin jadi klimaks yang kompleks  sebelum ramdhan berakhir, karena Subnation Vol.2 tak hanya menyajikan performer terbaik tapi lengkap dengan sesi diskusi edukatif, hingga marketplace. Subnation pun melibatkan pasarnoise untuk tenant mereka. Sayang karena keterbatasan gear kami bawa, redaksi pun hanya berhasil menangkap para performer. Selebihnya kalian harus datang sendiri untuk menikmati gelaran event Subnation. Tunggu event mereka selanjutnya dan pantau informasinya melalui akun instagram @subnation031 Selamat menikmati.

Continue Reading

EVENTS

Downtown Take Over: Sebuah Upaya Pertemukan Berbagai Generasi

Published

on

Melanjutkan acara sebelumnya, Talk Bus Tour, Paranoise kembali membuat sebuah suguhan yang bermaksud untuk me-recall ingatan kita tentang skena musik di Surabaya. Jika Talk Bus Tour kemarin sempat membawa kita berjalan ke tiga tempat legendaris di dunia permusikan Surabaya, kini acara terbaru mereka Downtown Take Over pun ikut memainkan beberapa band lawas yang tujuannya memperkenalkan dari generasi ke generasi. Ada Noxa, Murphy Radio, Piston, Let’s Go Cmon Baby, Berdikari, Plester-X dan Egon Spengler. Berikut laporan kami.

Continue Reading

EVENTS

Penampilan Golden Mammoth di Surabaya

Published

on

Band bermuatan psychedelic rock asal Malaysia, Golden Mammoth berkesempatan menggelar pertunjukannya di Surabaya. Dalam acara yang digelar di Nens Corner tersebut, band ini berbagi panggung dengan sederet band lokal, mulai dari yang paling muda ada Eisen, kemudian Timeless, Rasvan Aoki hingga Let’s Go Cmon Baby yang kembali bereuni. Berikut foto-foto hasil liputan kami.

Continue Reading

Surabaya